Perangkat keras komputer adalah istilah untuk menggambarkan
seperangkat komponen fisik pada komputer. Jadi, setiap komponen yang berwujud
atau berbentuk fisik pada komputer adalah perangkat keras.
Perangkat keras komputer bisa dibilang bukan barang yang asing. Pengguna mungkin sudah sering mendengar atau melihat langsung hardware komputer. Akan tetapi, pengguna bisa jadi tak mengenali perangkat yang dilihatnya itu sebagai hardware komputer.
Oleh karena itu, artikel
ini bakal menjelaskan mengenai macam-macam perangkat keras komputer. Bila
tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini
mengenai contoh perangkat keras komputer yang biasa dijumpai sehari-hari.
Jenis perangkat keras komputer
Sebelum mengetahui contoh
perangkat keras komputer apa saja, alangkah baiknya untuk memahami jenisnya
terlebih dahulu. Jenis itu yang bakal mengklasifikasikan perangkat keras komputer
ke dalam beberapa contoh.
Secara umum, perangkat
keras komputer terbagi menjadi dua jenis, yaitu, perangkat keras internal dan
eksternal. Adapun penjelasan dari perangkat keras internal dan perangkat keras
eksternal adalah sebagai berikut.
1. Perangkat keras internal
Perangkat keras internal
merupakan komponen fisik komputer yang secara berbarengan berfungsi untuk
membaca dan memproses perintah yang disampaikan pengguna melalui sistem
perangkat lunak seperti aplikasi dan sistem operasi.
2. Perangkat keras eksternal
Perangkat keras eksternal
merupakan komponen fisik komputer yang dihubungkan secara eksternal ke
komputer. Jenis perangkat keras komputer ini biasa disebut juga dengan komponen
periferal, sebagaimana dilansir laman Tech Target..
Perangkat keras eksternal
berfungsi untuk mengontrol input dan output komputer. Perangkat keras eksternal
terbagi lagi menjadi dua jenis berdasar fungsinya, yaitu perangkat keras
eksternal input dan perangkat keras eksternal output.
Perangkat keras eksternal
berfungsi untuk membantu memberikan instruksi ke software (input) dan
menyajikan hasil dari perintah yang diberikan pada software (output). Terdapat
berbagai contoh atau macam perangkat keras komputer berdasarkan jenisnya.
Lantas, perangkat keras
komputer apa saja? Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah penjelasan mengenai
contoh perangkat keras komputer dan fungsinya.
Macam-macam perangkat keras komputer dan
fungsinya
Dari dua penjelasan di
atas, contoh perangkat komputer akan dibagi dalam jenis perangkat keras
internal dan eksternal. Tiap jenis akan memiliki perangkat keras yang berbeda.
Adapun macam-macam perangkat keras komputer adalah sebagai berikut.
Contoh perangkat keras internal
Perangkat keras internal
pada komputer yang berfungsi untuk memproses perintah terdiri dari beberapa
macam. Adapun contoh perangkat keras komputer berdasarkan jenisnya adalah
sebagai berikut:
1. Motherboard
Motherboard adalah papan
sirkuit utama yang untuk menampung CPU (Central Processing Unit) dan komponen
pemrosesan lainya. Motherboard memiliki fungsi sebagai pusat penghubung semua
komponen pemrosesan.
2. CPU
CPU bisa dibilang adalah
“otak” dari komputer. CPU memiliki fungsi untuk memproses dan mengeksekusi
perintah pengguna yang diberikan melalui program perangkat lunak. Kecepatan CPU
menentukan efisiensi komputer dalam memproses perintah.
3. RAM
RAM (Random Access Memory)
adalah perangkat penyimpanan data sementera. RAM memiliki fungsi untuk
menyimpan data secara sementara yang dapat langsung diakses oleh program
perangkat lunak. Data sementara pada RAM bakal hilang ketika komputer mati.
4. Hard Drive
Hard Drive adalah perangkat
penyimpanan data permanen. Data yang tersimpan di Hard Drive atau biasa disebut
juga dengan Hard Disk, tidak akan hilang ketika komputer dimatikan. Hard Drive
dipakai untuk menyimpan sistem operasi, media, dan aplikasi.
5. SSD
SSD (Solid-state Drive)
merupakan perangkat yang sama seperti Hard Drive, yaitu menyimpan data komputer
secara permanen. Bedanya, pemrosesan data di SSD menggunakan chip, sedangkan
Hard Drive menggunakan piringan cakram.
6. Optical Drive
Optical Drive merupakan
perangkat yang berfungsi untuk membaca media eksternal nonmagnetik, seperti
kaset memori atau kaset video digital. Optical Drive biasa disebut juga dengan
perangkat pembaca CD-ROM atau DVD-ROM.
7. Heat Sink
Heat Sink merupakan
perangkat yang berfungsi untuk membuang panas pada komponen pemrosesan. Heat
Sink dapat membantu mengatur dan menurunkan suhu pada komponen pemrosesan agar
bekerja dengan baik.
Bentuk Heat Sink itu mirip
kipas. Biasanya, Heat Sink dipasang di sekitar komponen pemrosesan CPU, yang
menghasilkan suhu panas paling banyak di antara komponen pemrosesan lainnya.
8. GPU
GPU (Graphics Processing
Unit) merupakan perangkat yang punya fungsi seperti CPU. Akan tetapi, GPU tidak
memproses semua data perintah seperti CPU. GPU memiliki tugas khusus untuk
memproses data grafis di komputer.
9. NIC
NIC (Network Interface
Card) adalah perangkat chip yang memungkinkan komputer terhubung dengan
jaringan, baik jaringan komputer maupun jaringan internet.
10. Sound Card
Sound card adalah perangkat
yang dapat mengubah data digital menjadi suara. Dengan perangkat ini, pengguna
bisa memutar audio melalui speaker di komputer.
Port atau lubang koneksi
merupakan perangkat keras yang berfungsi sebagai jalur untuk menghubungkan
komputer dengan perangkat keras eksternal. Port terdiri dari beberapa jenis,
seperti port USB, port HDMI, port VGA, dan port Audio.
Contoh perangkat keras
eksternal input
Selanjutnya, seperti yang
dijelaskan di atas, komputer juga terdiri dari beberapa perangkat keras
eksternal input. Adapun contoh perangkat keras eksternal input yang berfungsi
untuk memberikan masukan di komputer adalah sebagai berikut:
1. Mouse
Mouse adalah perangkat
keras untuk menggerakan penunjuk atau kursor pada komputer. Mouse memungkinkan
pengguna berinteraksi dengan objek di layar komputer. Mouse bisa terhubung
dengan kabel atau secara nirkabel melalui Bluetooth.
2. Keyboard
Keyboard adalah perangkat
keras yang terdiri dari seperangkat tombol fisik. Keyboard memiliki fungsi
untuk memasukkan karakter, angka, dan huruf di komputer.
3. Mikrofon
Mikrofon adalah perangkat
keras yang berfungsi untuk menerima suara atau audio ke dalam komputer.
Mikrofon biasa dipakai untuk melakukan komunikasi dan perekaman suara di
komputer.
4. Webcam
Webcam adalah perangkat
keras berupa kamera yang berfungsi untuk mengambil gambar pada komputer. Webcam
biasa dipakai untuk mengambil foto dan melakukan panggilan video secara online.
5. Flash Disk
Flash Disk merupakan
perangkat penyimpanan eksternal yang dapat dilepas-pasang ke komputer.
Fungsinya untuk memuat dan menyimpan data. Flash Disk biasa dihubungkan ke
komputer melalui port USB.
Contoh perangkat keras
eksternal output
Itulah beberapa contoh
perangkat keras komputer eksternal input. Selain perangkat keras eksternal
input, terdapat pula perangkat keras eksternal output. Adapun contoh perangkat
keras komputer eksternal output adalah sebagai berikut:
1. Monitor
Monitor adalah perangkat
keras yang berfungsi untuk menghasilkan atau menampilkan gambar dari komputer.
Semua tampilan dari hasil berjalanannya pemrosesan sistem perangkat lunak bakal
ditayangkan pada monitor.
2. Printer
Printer merupakan perangkat
keras yang berfungsi untuk mencetak secara fisik data digital yang terdapat
pada komputer. Printer biasa dimanfaatkan untuk mencetak dokumen berupa tulisan
atau gambar yang dibuat di komputer.
3. Speaker
Speaker adalah perangkat
keras komputer yang dapat menghasilkan suara atau audio. Speaker bisa digunakan
untuk mendengarkan musik atau memutar audio lainnya. Speaker dapat terhubung ke
komputer lewat kabel atau nirkabel melalui Bluetooth.
Earphone merupakan perangkat keras komputer yang memiliki fungsi seperti speaker, yaitu menghasilkan suara atau audio. Akan tetapi, suara yang dihasilkan earphone hanya dapat didengar untuk satu orang.
Itulah macam-macam
perangkat keras komputer dan fungsinya, yang tampaknya sudah biasa dijumpai
sehari-hari. Sebagai informasi tambahan, setiap perangkat keras komputer yang
tertera di atas itu tidak dapat bekerja sendiri.
Hardware komputer
membutuhkan software. Software sendiri merupakan program tertulis yang dapat
dibaca hardware komputer. Software dapat menggerakan hardware untuk beroperasi
sesuai perintah dan tujuan tertentu.
.











